Air Makhluk hidup ? Maret 7, 2009
Posted by Ghufron in Artikel.trackback

Beberapa waktu (lalu boleh dikatakan) seantero nusantara dihebohkan dengan dengan adanya dukun cilik Ponari – Jombang, yang dengan batu penemuannya pada saat hujan itu memberikan banyak harapan pada khalayak yang sedang sakit dan kurang mampu untuk mendapatkan alternatif pengobatan melalui media air setelah air tersebut dicelupi batu petir milik Ponari . Banyak media massa memberitakannya.
Sebagian orang, termasuk saya, sempat berfikir bagaimana hal itu dapat diterima akal ?
Sampai beberapa hari lalu saya sempat membaca di salah satu media yang mengungkap tentang sebagian misteri dan keajaiban air. Artikel yang ditulis oleh Saudara Avizena Elfazia Zen yang berstatus mahasiswa sastra Inggris Universitas Negeri Malang ini memuat tentang keajaiban air.
Dalam tulisan itu disebutkan bahwa seorang peneliti dari Jepang, Dr Masaru Emoto telah mempublikasikan hasil penelitiannya tentang keajaiban air.
Dalam esai berjudul ”The True Power of Water”, Emoto memaparkan air memiliki kemampuan “mendengar” kata-kata, “membaca” tulisan, dan “mengerti” pesan.
Jika kita berdoa sungguh-sungguh pada segelas air, keinginan kita akan “tercetak” pada air itu. Molekul air mampu mentransfer pesan dari orang yang meminumnya. Ia berubah sesuai perkataan yang didengarnya.
Contohnya, jika dibacakan doa kesembuhan, molekul air berubah menjadi kristal segi-enam yang indah. Jika dibacakan
doa lagi, muncul kristal segi-enam dengan lima cabang daun yang berkilauan. Setelah dibacakan kata “malaikat”, molekul air berubah menjadi rantai heksagonal yang indah.
Saat kita berkata “jiwa”, air akan berbentuk kristal segi enam dengan lubang berbentuk hati di tengahnya. Begitu juga saat air diperdengarkan musik simfoni Mozart, kristal akan berbentuk
bunga. Molekul air juga berubah menjadi kristalunik dan indah, dan setiap elemennya tumbuh harmonis jika kita menyanyikan lagu “Imagine” dari John Lennon.
Molekul air berbentuk indah terdapat pula pada mata air Sanbu-Ichi yang masih jernih di Jepang. Tapi, molekul air yang indah ini bisa rusak jika kita membaca kata dan kalimat negatif. Saat kita berkata “setan”, bentuk rantai heksagonal berubah menjadi kristal berbentuk buruk dengan bola api di tengah. Saat air diperdengarkan musik heavy metal, molekul air berbentuk kristal hancur. Kristal juga rusak saat kita membaca kalimat “aku akan membunuhmu” dan “Adolf Hitler”.
Bentuk Kristal di molekul air pada sungai yang tercemar juga tak terlihat. Dari penelitian Emoto, kita bisa menyimpulkan, keberhasilan penyembuhan yang tampak dari pengobatan alternatif oleh para dukun tiban itu tidak semata-mata terjadi karena kekhasiatan batu petir.
Para pasien bisa sembuh karena digunakannya air sebagai media penyembuhan. Air rendaman dan doa berfungsi sebagai penampung pesan, yakni harapan akan kesembuhan yang dibacakan oleh pengobat alternatif. Hasil penelitian Emoto menunjukkan, air hanyalah salah satu dari keajaiban yang diciptakan Tuhan dari keseluruhan ciptaan-Nya.
Maha Besar Ilahi, dengan segala kebesaran-Nya …..
Jika Anda ingin tulisan artikel ini, Anda dapat download di : Air Dukun Tiban
hem..jadi GR mas..nama saya disebut sebut
Salam kenal dari kami anak MM SMK Negeri 8 Semarang, kunjung balik yaw
Salam kenal dan persahabatan dari saya juga. Trims ya kunjungannya
Yang jelas karena kuasa Allah SWT, tetapi hal ini juga dipengaruhi sugesti kita. Contoh yang sering terjadi, ketika anak kecil sakit terus dibwa ke dokter, padahal obat belum diminum pulangnya sudah berangsur sembuh…….
Kalo mengenai air dukun cilik itu, ga usah jauh2 ketemu Ponari, kan sudah ada yang dikemas dan tersedia di toko2 namanya PONARI SWEET, he…he…he….